Sebuah Blog

Seperti Kataku, Sebuah Blog

» Font Size «
Mar
30

WordPress Offline di Desktop Anda, Bagian I

WordPress adalah salah satu dari Content Management System (CMS) yang sering dugunakan untuk membuat website atau blog. Banyak blog WordPress yang masuk jajaran tinggi di search engine. Ada banyak tutorial, plug-in, dan tema yang diperuntukkan khusus untuk WordPress. Sistem dukungan mereka juga mempunyai kualitas tinggi dan gratis.

Untuk registrasi blog, ada beberapa website yang menyediakan blog WordPress dengan gratis, seperti WordPress.com atau Blogdetik.com. Mereka menggunakan WordPress Multi-User, versi lain dari WordPress yang menyediakan blog lebih satu di satu website. Jadi, satu website dapat memiliki beberapa blog, dikelola oleh orang yang berbeda. Tetapi, tema dan plug-in yang disediakan cukup terbatas, dan Anda tidak bisa mengambil lebih banyak.

Jika Anda mau membuat WordPress di hostingan sendiri, Anda dapat mencoba tutorial ini. Dengan offline WordPress yang menggunakan XAMPP sebagai server, Anda dapat mengisi blog offline Anda dengan postingan, tema, plug-in, dan lain-lain. Setelah itu, Anda dapat meng-uploadnya ke hostingan untuk menjadi website sendiri.

XAMPP adalah software gratis yang fungsinya adalah sebagai web server individual berbasis PHP. Meskipun PHP hanya dapat digunakan oleh Linux, tetapi dengan menggunakan XAMPP, script PHP dapat dijalankan di Windows. WordPress juga dapat dijalankan di XAMPP, karena script mereka terdiri dari PHP.

Anda akan mempelajari:

1. Memasang XAMPP
2. Membuat Database di XAMPP
3. Memodifikasi Konfigurasi WordPress
4. Meletakkan WordPress di XAMPP

Catatan: Screenshot menggunakan XAMPP Lite 1.7.2.

Memasang XAMPP

1.   Unduh XAMPP disini.
2.   Jalankan XAMPP yang telah selesai diunduh.
3.   Pilih dimana Anda meng-install XAMPP di kotak “Destination Folder” dan klik Install. (Gambar 1)

Gambar 1

4.   Tunggu sampai instalasi proses dari XAMPP selesai. (Gambar 2)

Gambar 2

5.   Selanjutnya, Anda diberi pilihan untuk dipasangi Shortcut. Ketik pilihan Y untuk setuju, dan N untuk tidak. Tekan Enter untuk melanjutkan. (Gambar 3)

Gambar 3

6.   Anda diberikan pilihan lagi; ini tentang perintah untuk merelokasikan XAMPP. Beri pilihan Y dan tekan Enter. (Gambar 4)

Gambar 4

7.   Muncul pilihan lagi, perintah agar membuat XAMPP dapat dijalankan di Flashdisk. Jika Anda menggunakan XAMPP hanya di harddisk, pilih N dan tekan Enter. Jika tidak, pilih Y. (Gambar 5)

Gambar 5

8.   XAMPP akan bekerja sebentar, tekan Enter jika muncul seperti di gambar 6.

Gambar 6

9.   Pesan selanjutnya adalah mengenai settingan waktu, tekan Enter untuk melanjutkan. (Gambar 7)

Gambar 7

10.   Anda akan [diberi beberapa pilihan, mulai dari 1 - 5 dan x untuk keluar, seperti gambar. Ketik X dan tekan Enter untuk keluar dari program. (Gambar 8)

Gambar 8

Membuat Database di XAMPP

1.   Jalankan XAMPP Control Center (Start -> Programs -> XAMPP -> XAMPP Control Center, atau xampp-control.exe di folder utama). (Gambar 9)

Gambar 9

2.   Klik tombol Start pada bagian Apache dan MySQL (jika Anda diinterupsi oleh firewall untuk menghalangi akses Apache dan MySQL, pilih tidak). Pastikan bahwa Apache dan MySQL berjalan dengan tepat. (Gambar 10)

Gambar 10

3.   Buka browser Internet Anda, dan ketik http:// localhost/ di Address Bar. Jika sukses, muncul layar seperti gambar 11.

Gambar 11

4.   Pilihan bahasa akan muncul. Pilih English.
5.   Pilih link “phpmyadmin” di sidebar kiri.

Gambar 12

6.   Isi kotak database dengan “wordpress” kemudian klik “Create”. (Gambar 13)

Gambar 13

7.   Database baru bernama wordpress telah dibuat. (Gambar 14)

Gambar 14

Bersambung dulu, ya…

Related posts:

  1. WordPress Offline di Desktop Anda, Bagian II
  2. Optimalisasi Permalink Untuk WordPress
  3. Cara Berhenti Menunda dan Memulai Ngeblog
  4. Mengunduh Video di YouTube Memakai FreeRapid
  5. Backup Driver Dengan Driverbackup!

Tags: , , , ,

Leave a Comment